Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Sedulurtani.com. Darah tinggi (hipertensi), merupakan kondisi saat tekanan darah berada di 130/80 mmHg atau lebih. Hipertensi pada diri seseorang sering baru diketahui setelah terjadi komplikasi.

Penyakit darah tinggi dapat menyerang siapa saja tak pandang usia, baik muda maupun dewasa, terlebih orang yang sudah lanjut usia.

Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya
Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Bagi orang yang sudah lanjut usia, darah tinggi menjadi hal biasa. Hal tersebut dikarenakan seiring bertambahnya umur, maka akan membuat fungsi organ tubuh semakin menurun. Akan tetapi bukan berarti darah tinggi tidak bisa dihindari.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meminimalkan resiko dari tekanan darah tinggi.

Pada pertemuan kali ini sedulurtani.com ingin berbagi informasi tentang penyebab darah tinggi dan cara mengatasinya. Namun sebelum kita membahas terkait cara mengatasi darah tinggi, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu penyebab dari darah tinggi.:
Apa penyebab darah tinggi?
1. Konsumsi garam yang berlebihan

Asupan garam yang berlebihan akan merusak keseimbangan natrium dan kalium, sehingga menyulitkan ginjal bekerja dengan baik. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya retensi (penumpukan) cairan diikuti dengan naiknya tekanan darah.

Selain itu, konsumsi garam yang berlebihan juga menyebabkan tekanan yang melemahkan dinding arteri. Arteri yang telah tertekan tersebut akan menebal dan semakin sempit, sehingga tekanan darah pun makin naik. Dengan demikian arteri akan pecah dan tersumbat.

2. Merokok

Kebiasaan merokok menjadi salah satu pemicu darah tinggi. Hal tersebut dikarenakan asap rokok yang dihisap akan berpotensi meracuni darah. Dimana darah merupakan  sarana pembawa oksigen ke seluruh tubuh.

Nikotin yang terdapat pada rokok juga berperan besar dalam mempengaruhi pembuluh darah, sehingga akan menimbulkan pergeseran.

Darah yang tercampur nikotin dapat mengganggu kinerja jantung saat memomompa darah, sehingga jantung akan bekerja lebih keras.

3. Keturunan (genetika)

Salah satu penyebab darah tinggi juga bisa dari riwayat keturunan. Oleh karena itu, maka tak heran apabila anak-anak dari keluarga dengan riwayat hipertensi relatif punya potensi darah tinggi yang besar. Akan tetapi risiko tersebut dapat dikontrol agar tidak timbul.

4. Kegemukan atau obesitas

Tahukah Anda bahwa kegemukan juga menjadi salah satu pemicu darah tinggi?. Ternyata kondisi obesitas ini dapat berpengaruh pada sistem renin angiotensin aldosterone. Dimana jaringan ini berfungsi sebagai pengontrol volume darah dalam tubuh.

Sistem ini dapat rusak apabila seseorang mengalami obesitas. Dengan demikian darah yang keluar akan semakin tidak terkendali, sehingga akan memicu darah tinggi.

5. Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan

Minuman alkohol yang biasa dikonsumsi berpotensi pada peningkatan detak jantung. Apabila konsumsi alcohol terus dilanjutkan hingga 2-3 gelas pada satu waktu, maka dampaknya pasti akan semakin memicu detak jantung menjadi semakin tinggi. Dan hal tersebut akan mendorong terjadinya darah tinggi.

6. Kurang olah raga

Kurang berolah raga juga dapat memicu terjadinya darah tinggi. Dimana seiring bertambahnya usia akan membuat fungsi organ dalam tubuh menjadi menurun.

Akan lebih parah lagi bila ditambah lagi dengan gaya hidup di masa muda yang tidak sehat. Hal tersebut sangat berpotensi terjadinya hipertensi. Oleh karena itu, dengan berolah raga akan membuat fungsi organ lebih terbantu.

7. Tingkat stres yang tinggi

Stres berat merupakan salah satu faktor pemicu darah tinggi. Ketika seseorang  mengalami stres, maka jantung akan memompa darah lebih cepat. Salah satu tandanya, yaitu pada kepala bagian belakang terasa pusing.

Dengan mengetahui penyebab dari darah tinggi, maka penanganan pun akan lebih mudah. Selain itu, terdapat juga ciri-ciri atau gejala orang terkena darah tinggi. Berikut ini adalah ciri-ciri orang terkena darah tinggi :

  • Pandangan sering kabur/berkunang-kunang
  • Jantung berdebar-debar
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Mudah lelah
  • Mengalami vertigo atau sakit kepala sebelah hampir setiap hari
  • Mudah terpancing emosi (marah)
  • Sering buang air kecil

Setelah Anda mengetahui penyebab dan juga ciri-ciri orang terkena darah tinggi, maka selanjutnya yaitu tinggal bagaimana cara mengatasinya.

Pada dasarnya tindakan pertama yang paling tepat, yaitu memeriksakan diri ke dokter, supaya ,mendapatkan penanganan yang baik dari dokter. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan guna mengatasi darah tinggi supaya tidak berlarut-larut.

Baca juga: Cara Mengatasi Darah Tinggi Melalui Menu Alami

Berikut ini adalah cara-cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi ataupun mengurangi resiko darah tinggi pada diri Anda :

1. Mengurangi konsumsi garam

Hindari konsumsi garam yang berlebihan. Konsumsi garam secara normal, yaitu hanya satu sendok teh per hari.

Dengan demikian, sebaiknya konsumsi garam secukupnya, dan perbanyak konsumsi sayuran agar hidup menjadi lebih sehat. Selain itu sayuran juga bermanfaat untuk menjaga tubuh dari gangguan-gangguan sistem jaringan tubuh, seperti halnya hipertensi yang dapat memicu terjadinya stroke.

2. Sering berolahraga

Lakukan olahraga-olahraga ringan, seperti jogging ataupun yang lebih ringan yaitu cukup berjalan kaki biasa. Akan tetapi olahraga seperti itu sebaiknya dilakukan secara rutin agar kesehatan Anda tetap terjaga.

Namun demikian,  berjalan dengan cepat ternyata lebih memberikan dampak yang besar dalam menurunkan tekanan darah hingga 8/6 mmHg. Tidak hanya itu, berjalan dengan cepat  juga memudahkan oksigen masuk ke jantung dan membuat jantung menjadi lebih stabil.

3. Perbanyak konsumsi kentang

Kentang merupakan umbi yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya yaitu dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Hal tersebut dikarenakan umbi kentang mengandungan kalium dan magnesium yang tinggi, sehingga akan berguna untuk menurunkan tekanan darah tersebut.

Cara mengolah kentang ini sebaiknya direbus tanpa menggunakan tambahan garam. Dimana garam akan memicu tekanan darah tinggi.

4. Konsumsi suplemen

Apabila hipertensi belum masuk kategori parah, maka sebaiknya Anda rutin  mengonsumsi supelmen yang cocok untuk penderita darah tinggi.

Suplemen yang yang biasa dianjurkan untuk penderita hipertensi adalah koenzim Q10m. Dimana supelmen tersebut dinilai memiliki dampak yang cukup baik dalam menurunkan tekanan darah hingga 17 mm/Hg.

Selain itu, supelmen ini juga mengandung antioksidan yang diperlukan dalam produksi energi dan untuk melebarkan pembuluh darah. Akan tetapi, untuk mengkonsumsi supelmen ini sebaiknya terlebih dahulu Anda melakukan konsultasi dengan dokter.

5. Konsumsi coklat

Sudah banyak yang tahu bahwa kandungan dalam cokelat dikenal memberikan efek rileks. Oleh karena itu, agar pikiran terasa lebih ringan, ada baiknya mengonsumsi cokelat, khususnya dark chocolate yang lebih banyak kandungan kakaonya. Sehingga dengan begitu akan membuat pikiran menjadi lebih tenang.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, penyebab darah tinggi dan cara mengatasinya. Semoga dapat menjadi referensi kesehatan bagi Anda.

Follow juga saya diFacebook.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.