Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar

Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar

Sedulurtani.com. Pada bidang pertanian mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan persemaian ( Nursery ). Dimana persemaian merupakan langkah awal dalam proses bertani. Persemaian atau disebut juga dengan nursery adalah suatu tempat yang digunakan untuk kegiatan memproses benih atau bahan lain hingga menjadi bibit yang siap ditanam dilapang. Akan tetapi secara umum persemaian juga dapat diartikan sebagai kegiatan pembibitan.

Kegiatan pembibitan ini sebaiknya dilakukan secara seksama, karena bibit yang baik dan berkualitas didapatkan dari perlakuan khusus dalam persemaian tersebut.

Pada umumnya benih yang biasa disemaikan adalah jenis benih yang berukuran kecil dan tumbuh cukup rapat. Sedangkan benih yang berukuran besar biasanya ditanam secara langsung dilapang (direct planting), terkecuali jika jumlah benih terbatas maka dapat dilakukan persemaian terlebih dahulu.

Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar
Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar
Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar

Berdasarkan jenisnya persemaian dibedakan menjadi dua, yaitu persemaian sementara ( Flyng nursery ) dan persemaian permanen. Persemaian sementara merupakan persemaian yang berukuran kecil dan terletak di daerah yang akan ditanami, serta biasanya berlangsung hanya untuk sementara (beberapa panenan bibit saja ). Sedangakan persemaian jenis permanen merupakan persemaian yang memiliki lokasi yang menetap di suatu tempat dengan ukuran yang lebih besar dan digunakan untuk melayani areal penanaman yang luas.

Dari kedua jenis persemaian tersebut, terdapat kelebihan dan kekurangan di dalam proses penerapanya.

Mendalami Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari persemaian sementara dan permanen :

 

Persemaian Sementara

KelebihanKekurangan
Ekologi mendekati keadaan sebenarnya.Ongkos persemaian mahal karena tersebarnya pekerjaan dengan hasil yang sedikit
Biaya pengangkutan bibit murah.Ketrampilan petugas sulit ditingkatkan, karena sering berganti petugas.
Kesuburan tanah tidak terlalu menjadi masalah, karena persemaian selalu berpindah tempat setelah tanah menjadi miskin hara.Seringkali gagal karena kurangnya tenaga kerja yang terlatih.
Tenaga kerja sedikit sehingga mudah pengurusannya.Lokasi persemaian yang terpancar menyulitkan pengawasan.

Persemaian Permanen

Kesuburan tanah bisa dipelihara dengan pemupukan.Keadaan ekologi tidak selalu mendekati keadaan yang sebenarnya.
Dapat dikerjakan secara mekanis bila dikehendaki.Biaya pengangkutan lebih mahal dibanding dengan jenis persemaian sementara.
Pengawasan dan pemeliharaan lebih efisien, karena staf biasanya tetap dan terpilih.Membutuhkan biaya untuk investasi lebih tinggi dibanding persemaian sementara.
Perencanaan pekerjaan akan lebih teratur.
Produktivitas semai/bibit tinggi.
kualitas bibit lebih baik dan pertumbuhannya lebih seragam

Setelah kita mengetahui pengertian dan jenis- jenis persemaian, maka selanjutnya yaitu proses persemaian yang benar. Berikut ini adalah persiapan dan proses dari persemaian :

Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar

Persiapan Persemaian

  1. Pilih lokasi yang lapang, datar dan cukup sinar matahari.
  2. Beri naungan untuk mengurangi intensitas matahari secara langsung
  3. Beri pagar dari paranet untuk melindungi dati tiupan angin yang kencang.
  4. Siapkan media untuk persemaian, yaitu tanah halus bercampur pasir halus dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Dan usahakan untuk mebuang batu-batu kecil atau kerikil pada komposisi media. Jika bisa jagan gunakan tanah liat.
  5. Siapkan stok air yang cukup selama proses persemaian, apabila bisa cari tempat yang dekat sumber air.
  6. Tata media dalam bentuk bedengan atau langsung pada media pembibitan lain, seperti pada polybag atau gelas air mineral.
  7. Apabila disemai dalam polibag maka sebaiknya tambhakan arang sekam supaya lebih poros, dengan perbandingan 1:1.
  8. Tata sedemikian rupa agar tempat mudah untuk berjalan, sehingga proses penataan dan pemindahan persemaian ke dalam polibag lebih mudah dan cepat.

Proses Persemaian

  1. Taburkan benih pada bedengan atau polybag.
  2. Kemudian setelah benih ditaburkan lakukan penyiraman dalam bentuk kabut.
  3. Kondisikan kelembaban media tanam pada polibag ataupun bedengan dengan cara melakukan penyiraman. Usahakan media jagan sampai terlalu basah atau sebaliknya jangan sampai terlalu kering. Apabila media sudah terlihat kering lakukan penyiraman dalam bentuk kabut.
  4. Tunggu hingga kecambah tumbuh. Bibit yang sudah tumbuh dan memiliki daun minimal 2 helai, maka sudah siap untuk dipindahkan ke polibag. Pilih bibit yang bagus, meliputi bentuk yang tegak, akar dan batang kuat, dan daun bagus serta berukuran besar. Setalah itu, pindahkan dengan hari-hati agar akar tidak patah.
  5. Hal yang perlu diperhatikan yaitu selalu bersihkan lokasi persemaian dari gulma (tanaman pengganggu).

Baca juga :

Demikian artikel tentang Pengertian dan Proses Persemaian ( Nursery ) yang Benar. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pembelajaran bagi Anda.

Follow saya diFacebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.