Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirih ( Piper betle L. )

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirih

Tanaman sirih merupakan tanaman asli indonesia yang tumbuh secara  menjalar atau merambat pada tanaman lain yang berada disekitarnya. Tanaman ini mempunyai berbagai jenis variasi, sepeti halnya sirih hijau, sirih hitam, sirih kuning, dan juga merah.

Tanaman daun sirih memiliki manfaat yang cukup banyak sebagai obat tradisional. Dimana tanaman ini mampu mengobati penyakit, seperti gatal karena alergi, tekanan darah tinggi, sakit perut, tukak lambung, menghentikan mimisan, dan masih banyak lagi.

Untuk mengenal lebih jelas mengenai tanaman daun sirih, maka berikut ini sedulurtani.com telah menyajikan informasi tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman sirih.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirih
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirih

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirih

Klasifikasi Tanaman Sirih

KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DivisiEmbryophyta
DivisiTracheophyta
Sub DivisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
Super OrdoMagnolianae
OrdoPiperales
FamiliPiperaceae
GenusPiper L.
SpesiesPiper betle L.

Morfologi Tanaman Sirih

1. Akar

Sistem perakaran tanaman sirim yaitu tunggang dengan bentuk bulat memanjang, tumbuh menjalar, dan  berwarna kecoklatan kekuningan.

2. Batang

Batang tanaman sirih berbentuk bulat memanjang, bersulur dan beruas, dengan jarak antar buku berkisar 5-10 cm. Pada setiap buku-buku tersebut akan tumbuh calon akar.

Secara umum batang tanaman sirih memiliki warna coklat hingga kehijauan dan memiliki pertunasan yang cukup banyak.

Tanaman ini dapat tumbuh mencapai ketinggian 5-15 m, dan tumbuh dengan merambat.

3. Daun

Daun sirih berbentuk bulat oval atau bulat telur, dengan pangkal daun yang berberbentuk menyerupai jantung, dan mempunyai bulu yang pendek pada permukaan bagian bawah.

Daun tanaman sirih memliki panjang sekitar 5-15 cm dan lebarnya 2-10 cm. Daun tanaman ini cukup tebal dengan warna kehijauan muda hingga tua. Pertulangan daun sirih menyirip dan permukaan bagian tepinya merata.

4. Bunga

Bunga tanamaan sirih termasuk bunga majemuk. Perbungaannya berupa bulir-bulir yang berdiri sendiri dan terletak pada cabang daun yang berhadapan.

Bulir jantan mempunyai panjang sekitar 1-3 cm dan benang sarinya pendek. Sedangkan bulir betina memiliki panjang gagang 2-6 cm dan panjnag kelapa putik mencapai 3-5 cm.

Secara umumnya bunga tanaman ini memiliki warna merah muda hingga kemerahan tua serta agak putih.

5. Buah

Buah sirih mememiliki bentuk bulat telur kecil dan gundul pada bagian ujung.  Buah ini berwarna abu – abu hingga kehitaman. Apabila buah sudah masak, maka terdapat bulu yang cukup banyak.

Selain itu, pada bagian dalam buah terdapat biji berbentuk bulat pipih dan berwarna kehitaman. Biji yang terkadung dalam buah berjumlah sekitar 10-20 biji perbuahnya.

Baca juga :

Demikian artikel tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman sirih. Terima kasih telah berkunjung di website sedulurtani.com. dan semoga artikel ini bermanfaat.

Follow Facebook sedulurtani.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.