Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kelengkeng

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kelengkeng (Lengkap)

Sedulurtani.com. Buah Kelengkeng atau yang disebut dengan nama latin Dimocarpus logan L. termasuk dalam famili Sapindaceae dan ordo dari Sapindales. Kelengkeng adalah salah satu tanaman buah yang mempunyai banyak nama sinonim. Kelengkeng merupakan buah berbentuk bulat dan kecil dengan rasa manis, sehingga tak heran apabila banyak masyarakat yang menyukainya.

Tanaman kelengkeng diduga berasal dari Myanmar, lalu kemudian menyebar ke China Selatan, Taiwan, dan Thailand Utara. Akan tetapi untuk jenis-jenis liar banyak ditemukan di daerah Kalimantan Timur dengan nama buku, ihaw, medaru, kakus, atau mata kucing (Euphoria melasianus).

Tanaman yang dekat sekali dengan famili kelengkeng adalah leci (Dimocarpus lichi Lour) dan juga matoa (Pometia pinnata). Sementara itu, di Indonesia kelengkeng banyak ditemukan di daerah Temanggung dan Magelang. Sedangkan Leci banyak di usahakan di Bali dan Matoa di Papua.

Untuk mengenal lebih jelas mengenai tanaman kelengkeng, maka pada pertemuan kali ini sedulurtani.com. ingin berbagi informasi tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman kelengkeng.

Klasifikasi dan morfologi tanaman kelengkeng
Klasifikasi dan morfologi tanaman kelengkeng
Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi tanaman kelengkeng :

Klasifikasi Tanaman Kelengkeng

KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DivisiEmbryophyta
DivisiTracheophyta
Sub DivisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
Super OrdoRosanae
OrdoSapindales
FamiliSapindaceae
GenusDimocarpus Lour.
SpesiesDimocarpus logan Lour.

Baca juga : Cara Budidaya Tanaman Kelengkeng Dalam Pot|Sedulur Tani

Setelah Anda mengetahui klasifikasi dari tanaman kelengkeng, maka selanjutnya yaitu morfolginya. Dimana morfologi dari tanaman kelengkeng, meliputi morfologi akar, morfologi batang, morfologi daun, morfologi bunga, serta morfologi buah dan biji. Berikut ini adalah ciri-ciri morfologi dari tanaman kelengkeng :

Morfologi Tanaman Kelengkeng

1. Morfologi Akar

Tanaman Kelengkeng memiliki akar tunggang yang dalam dan akar samping dengan jumlah yang banyak dan juga kuat.

2. Morfolgi Batang

Tanaman kelengkeng mempunyai batangnya berbentuk bulat dengan sistem percabangan simpodial, cabangnya banyak, arah cabangnya mendatar dan rapat. Permukaan batangnya kasar dan berwarna coklat serta struktur kayunya keras.

3. Morfologi Daun

Tanaman kelngkeng memiliki daun yang rimbun dengan ukuran kecil, panjang, dan bagian ujungnya meruncing. Daun tanaman ini berwarna hijau gelap. Daun tanaman kelengkeng merupakan daun majemuk yang berhadap-hadapan dalam satu tangkai. Satu tangkai terdiri dari 3-6 pasang anak daun.

Pada permukaan daun bagian atas berwarna hijau  tua mengkilap. Struktur pertulangan daun tanaman kelengkeng yaitu menyirip. Daun tumbuh di ujung dahan dengan jumlah 6-9 daun dengan. panjang  4- 9 cm dan lebar 2-4 cm.

4. Morfologi Bunga

Bunga tanaman kelengkeng berumah dua, akan tetapi ada juga yang berumah satu (hermaprodit). Tanaman jantan hanya mempunyai benang sari (staminate) saja tanpa menunjukkan adanya putik (pistil).

Bunga tanaman ini merupakan bunga majemuk yang berukurannya relatif kecil dan berwarna cokelat kekuningan. Perbungaan umumnya pada bagian ujung (flos terminalis), berbentuk payung menggarpu dengan mahkota bunga 5 helai.

5. Morfologi Buah

Buah kelengkeng berbentuk bulat dengan kulit tipis berwarna hijau ketika masih muda dan kemudian akan berubah warna coklat kekuningan setelah tua. Buah berbutir-butir, dengan permukaan berbintil kasar, tergantung dari varietasnya.

Daging buah tipis berwarna putih agak bening dan mempunyai rasa manis serta berbau harum.

6. Morfologi Biji

Buah kelngkeng mempunyai biji berbentuk bulat, terdiri dari dua keping yang dilapisi kulit biji dengan  warna hitam. Daging bijinya kelngkeng berwarna putih, mengandung karbohidrat, sedikit minyak, dan saponin. Biji buah ini tidak dapat disimpan lama karena cepat berkecambah.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kelengkeng (Lengkap)

Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa klasifikasi dan morfologi dari tanaman kelengkeng merupakan ilmu pengenalan tentang penempatan dan ciri-ciri dari tanaman kelengkeng. Dimana klasifikasi tanaman kelengkeng telah disajikan pada tabel di atasyang merupakan penempatan organisme secara berurutan pada kelompok tertentu (takson) yang didasarkan oleh persamaan dan perbedaan.

Sementara itu, untuk morfologi dari tanaman kelengkeng, meliputi morfologi akar, morfologi batang, morfologi daun, morfologi bunga, morfologi buah, dan morfologi biji seperti yang telah diterangkan pada artikel di atas.

Baca juga :

Demikian artikel tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman kelengkeng, semoga dapat menjdai referensi bagi Anda.

Follow saya diFacebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.