Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap

Sedulurtani.com. Karet merupakan salah satu komoditas yang menjadi sumber kekayaan negara Indonesia. Pasalnya tanaman perkebunan ini dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Karet merupakan tanaman yang berasal dari negara Brazil dan pertama kali dikenalkan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Pada awalnya tanaman ini ditanam di Kebun Raya Bogor sebagai koleksi, lalu selanjutnya dikembangkan sebagai tanaman perkebunan di negara kita.

Hingga saat ini, tanaman karet telah menyebar luas di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.

Karet memiliki berbagai manfaat untuk kehidupan sehari-hari maupun sebagai bahan Industri. Barang-barang yang terbuat dari karet alam, antara lain ban kendaraan, sepatu, sabuk penggerak mesin, isolator, kabel, dan bahan-bahan pembungkus logam.

Selain karet alam juga terdapat karet sintetis yang dapat digunakan dalam industri gas, seperti seal, gas karet, minyak membran, gasket, dan barang-barang lain untuk peralatan kendaraan bermotor.

Untuk mengenal lebih jelas mengenai tanaman karet, maka pada pertemuan kali ini Sedulurtani.com. ingin berbagi informasi tentang, Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap
Berikut ini adalah Klasifikasi dari tanaman karet :
KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DevisiEmbryophyta
DevisiTracheophyta
Sub DevisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
OrdoMalpighiales
FamiliEuphorbiaceae
GenusHevea Aubl.
SpesiesHevea brasiliensis

Setelah Anda mengetahui klasifikasi tanaman karet, maka selanjutnya yaitu morfologi dari tanaman karet.

Berikut ini adalah morfologi dari tanaman karet :
1. Akar Tanaman Karet

Tanaman karet memiliki akar tunggang yang dapat menopang batang tanaman yang berukuran besar dan tinggi. Akar tunggang ini dapat menembus masuk kedalam tanah hingga kedalaman sekitar 1,5m bahkan lebih.

Sedangkan akar lateralnya dapat tumbuh menyebar kesamping dengan panjang hingga 10 m. Selain itu, terdapat juga bulu-bulu akar yang berfungsi untuk menyerap air dan juga nutrisi dalam tanah.

2. Batang Tanaman Karet

Batang tanaman karet tumbuh lurus ke atas dan memiliki percabangan yang tinggi. Batang tanaman ini mengandung getah yang disebut dengan lateks. Pohon ini dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 25 m dari permukaan tanah. Selain itu tanaman ini dapat hidup hingga berumur 100 tahun.

3. Daun Tanaman Karet

Tanaman karet memiliki daun yang terdiri dari tangkai daun utama dan tangkai anak daun. Panjang tangkai daun utama sekitar 3-20cm, sedangkan tangkai anak daun utama sekitar 3-10 cm.

Biasanya terdapat 3 anak daun dalam satu helai daun karet, dan daun tersebut berbentuk elips memanjang dengan ujung yang runcing, serta pada tepinya rata.

Daun tanaman ini memiliki warna hijau, dan apabila daun telah tua kemudian rontok akan berubah menjadi warna kuning kemerahan.

4. Bunga Tanaman Karet

Bunga karet merupakan bunga majemuk yang terdiri dari bunga jantan dan bunga betina serta terdapat dalam malai payung tambahan yang jarang.

Bunga betina memiliki rambut dengan ukuran bunga sedikit lebih besar dari bunga jantan dan mengandung bakal buah yang beruang tiga. Kepala putik dalam posisi duduk dan juga berjumlah tiga buah. Sedangkan bunga jantan memiliki 10 benang sari yang tersusun dalam satu tiang.

5. Buah Tanaman Karet

Buah karet memiliki pembagian ruang yang jelas dan masing-masing ruang berbentuk setengah bola. Jumlah ruang tersebut biasanya 3, akan tetapi ada juga yang berjumlah 6 ruang.

Apabila buah telah masak, maka buah akan pecah dengan sendirinya kemudian biji yang telempar jatuh. Biji tersebut akan tumbuh pada lingkungan yang syarat tumbuhnya mendukung.

6. Biji Tanaman Karet

Biji karet terdapat dalam setiap ruang buah, dan pada setiap ruang hanya terdapat satu biji, sehingga jumlah biji yang dihasilkan sesuai dengan jumlah ruangnya. Biji karet memiliki warna coklat kehitaman dan ada bercaknya yang khas. Biji ini berukuran besar dan kuat, serta mengandung racun.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Karet Secara Lengkap. Semoga dapat menjadi referensi bagi Anda yang sedang mencari informasi terkait tanaman karet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.