Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap

Sedulurtani.com. Tanaman Apel (Malus Mill.), merupakan tanaman yang populer dikalangan masyarakat dunia karena rasanya yang nikmat dan menyegarkan. Tanaman apel diduga berasal dari Israel-Pakistan, dan kemudian menyebar ke seluruh negara di dunia termasuk Indonesia.

Di Indonesia tanaman apel banyak diusahakan di Batu Malang dan Soe Timor Timur Selatan. Buah apel memiliki bentuk bulat dengan cekungan pada bagian atas dan bawah serta memiliki warna hijau, kuning, maupun merah.

Buah ini diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh kita, seperti halnya mencegah kanker, menyehatkan jantung, dan mencegah diabetes.

Sementara itu, tanaman apel sendiri dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 10 meter, akan tetapi kini dibentuk menyerupai semak dengan tinggi 2-3 meter. Untuk mengetahui lebih jelas tentang tanaman apel, maka Sedulurtani.com sajikan informasi terkait Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap

Berikut ini adalah klasifikasi tanaman apel.

KINGDOM  : Plantae (Tumbuhan)

SUB KINGDOM  : Tracheobionta (Tumbuhan Berpembuluh)

SUPER DIVISI : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

DIVISI : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)

KELAS : Magnoliopsida (Tumbuhan Dikotil)

SUB KELAS  : Rosidae

ORDO : Rosales

FAMILI  : Rosaceae

GENUS  : Malus Mill.

SPESIES : Malus sylvestris Mill.

Setelah anda mengetahui klasifikasi dari tanaman apel, maka selanjutnya yaitu morfologi dari tanaman apel. Berikut ini adalah morfologi dari tanaman apel.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap

Morfologi tanaman apel.

1.Akar

Tanaman apel memiliki jenis akar tunggang yang tegak lurus ke bawah dan akar samping yang tidak begitu banyak. Perakaran tanaman ini memiliki sifat kuat dan dalam. Fungsi akar tanaman apel sama seperti tanaman lainya, yaitu untuk menyokong berdirinya tanaman dan juga untuk menyerap unsur hara tanah.

2.Batang

Tanaman apel memiliki struktur kayu yang keras dan kuat. Kayu ini cukup tebal dengan warna coklat hingga kuning  keabu-abuan. Pohon tanaman ini bercabang sedikit dengan arah percabangan cenderung ke atas (vertikal).

3.Daun

Tanaman apel memiliki daun tunggal, berbentuk lonjong dengan lebar bervariasi tergantung dengan varietasnya. Pada bagian ujung daun meruncing dan bergerigi dari pangkal hingga ujung daun. Daun tanaman apel berbulu kasar, dan tersebar melingkar pada sepanjang cabang.

4.Bunga

Bunga tanaman apel memiliki tangkai yang pendek dan menghadap ke atas. Bunga ini memiliki tandan, dan pada setiap tandanya terdapat 7-9 bunga yang tumbuh pada ketiak daun.

Bunga tersebut memiliki mahkota berwarna putih atau merah yang terdiri dari 5 helai kelopak daun. Bunga tanaman apel menyerbuk silang melalui bantuan lebah madu dan lalat hijau.

5.Buah

Buah apel memiliki bentuk bulat hingga bulat telur dengan lekukan pada bagian atas dan bawah buah. Buah ini memiliki kulit yang tipis dan mengkilap dengan warna hijua, kuning, ataupun merah tergantung dari varietasnya.

Daging buah apel berwarna krem dengan tekstur yang keras tetapi renyah dan mengandung sedikit air.

6.Biji

Biji apel memiliki bentuk lonjong kecil dan runcing dengan warna kecoklatan. Biji apel berjumlah sedikit dan memiliki tekstur yang keras. Meskipun biji apel kecil, akan tetapi perlu diwaspadai karena biji tersebut mengandung sianida. Maka, usahakan jangan sampai memakan biji dari buah apel karena dapat meracuni tubuh.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Apel Secara Lengkap. Semoga Artikel ini dapat menjadi referensi bagi anda yang sedang mencari informasi terkait dengan tanaman apel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.