Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lada (Piper nigrum L.)

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lada (Piper nigrum L.)

Sedulurtani.com. Lada atau merica (Piper nigrum L.) adalah tanaman rempah berwujud bijian yang dapat menghangatkan tubuh. Selain itu, lada juga bisa digunakan sebagai bumbu masak, dan merupakan unsur penting dalam bumbu dapur.

Tanaman untuk bumbu masak ini telah dikenal masyarakat Indonesia sudah cukup lama, oleh karena itu secara tidak langsung mempengaruhi pengenalanya. Biji lada ini memiliki nama yang berbeda-beda pada setiap daerah, seperti lada (Aceh, Lampung, Batak, Buru, dan Nias), ngguru (Flores), malita lo dawa (Gorontalo), mboko saah (Ende), raro (Mentawai), merica dan pedes (Sunda), dan saga (Bima).

Lada merupakan tanaman tahunan yang memiliki bentuk pohon semak bertipe memanjat dan dapat dibudidayakan sebagai tanaman lada perdu. Akan tetapi untuk saat ini, telah dihasilkan jenis tanaman lada perdu yang dapat tumbuh dengan baik tanpa tiang panjat.

Untuk mengenal tanaman lada secara lebih jelas, maka pada pertemuan kali ini sedulurtani.com ingin berbagi informasi tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman lada.

Klasifikasi dan Morfologi Lada
Klasifikasi dan Morfologi Lada
Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi tanaman lada :
Klasifikasi Tanaman Lada
KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DivisiEmbryophyta
DivisiTracheophyta
Sub DivisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
Super OrdoMagnolianae
OrdoPiperales
FamiliPiperaceae
GenusPiper L
SpesiesPiper nigrum L.

Setelah Anda mengetahui klasifikasi dari tanaman lada, maka selanjutnya yaitu morfologinya. Dimana morfologi dari tanaman lada, meliputi morfologi akar, batang, daun, buah, dan biji.

Berikut ini adalah morfologi dari tanaman lada :

Morofologi Tanaman Lada
1. Morfologi Akar

Lada memiliki  sistem perakaran tunggang, akan tetapi untuk sekarang kebanyakan tanaman lada diperbanyak melalui perbanyakan tanaman secara vegetatif, seperti setek.Oleh karena itu, yang terbentuk hanyalah akar lateral.

Akar tanaman lada akan terbentuk pada buku-buku ruas batang pokok dan cabang. Berdasarkan fungsinya akar tanaman lada terbagi menjadi dua, yaitu akar yang tumbuh dari buka di dalam tanah, dan akar yang tumbuh dari buka diluar tanah.

Akar yang tumbuh di dalam tanah akan membentuk akar lateral yang berfungsi untuk menyerap zat-zat makanan. Sedangkan akar yang tumbuh diatas tanah berfungsi sebagai pelekat tiang panjat.

2. Morfologi Batang

Batang tanaman lada di sebut juga batang stolon yaitu batang yang tumbuh tegak ketas dan bercabang serta menjalar. Batang lada berbentuk lunak dan agak pipih serta beruas-ruas dengan panjang ruas sekitar 7-12.

Tanaman ini memiliki satu batang pokok dengan dua macam cabang, yaitu cabang orthotropis (vertikal) dan plagiotropis (horizontal). Cabang-cabang orthotropis membentuk kerangka dasar pohon lada, mengayu, dan beruas. Sedangkan cabang plagiotropis dengan akar pelekat terbentuk dari buku antar ruas yang pertumbuhanya agak membengkak.

3. Morfologi Daun

Tanaman lada memiliki daun berbentuk bulat telur dengan ujung meruncing, tunggal, bertangkai daun sekitar 4cm, dan membentuk alur pada bagian atas.

Daun pada tanaman lada memiliki warna hijau. Pada bagian atas daun mengkilap, sedangkan pada bagian bawah daun berwarna pucat dengan titik kelenjar. Daun tanaman ini memiliki ukuran panjang 12 – 18 cm dan lebar sekitar 3 cm.

4. Morfologi Bunga

Bunga tanaman lada ada yang berumah satu (monoecious) dan ada yang ebrumah dua (dioecious). Bunga tanaman ini berbentuk malai agak dan agak menggelantung. Panjangnya sekitar 5-25 cm, berporos tunggal, tidak bercabang, dan terdapat sikitar 150 bunga kecil.

Bunga tanaman lada tumbuh pada bagian ketiak, kelopaknya berdaging, tidak bermahkota, benang sari 2-4 helai, panjnagnya 1 mm, dan letaknya dikiri dan kanan bakal buah.

5. Morfologi Buah dan Biji

Tanaman lada memiliki buah berbentuk bulat, berbiji keras, dan kulit buahnya berstruktur lunak. Kulit buah lada yang masih muda berwrna hijau, dan kemudian akan berubah menjadi kuning setelah tua.

Buah lada yang sudah masak berwarna merah, terdapat lendir, dan memiliki rasa yang manis. Kulit buah lada terdiri dari tiga bagian, yaitu kulit luar, kulit tengah, dan kulit dalam.

Tanaman lada memiliki biji berwarra kecoklatan hitam berdiameter 3-5 mm dan dilindungi oleh daging buah dengan ketebalan 2-3 cm.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Lada (Piper nigrum L.)

Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa klasifikasi dan morfologi dari tanaman lada merupakan ilmu pengenalan tentang penempatan dan ciri-ciri dari tanaman lada. Dimana klasifikasi tanaman lada telah disajikan pada tabel di atasyang merupakan penempatan organisme secara berurutan pada kelompok tertentu (takson) yang didasarkan oleh persamaan dan perbedaan.

Sementara itu, untuk morfologi dari tanaman lada, meliputi morfologi akar, morfologi batang, morfologi daun, morfologi bunga, dan morfologi buah dan biji, seperti yang telah diterangkan di atas.

Demikian artikel tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman lada, semoga dapat menjadi referensi bagi Anda.

Follow saya diFacebook.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.