Ciri-ciri Gejala Penyakit Reproduksi Berdasarkan Jenisnya

Ciri-ciri Gejala Penyakit Reproduksi Berdasarkan Jenisnya

Sedulurtani.com. Ciri-ciri gejala penyakit reproduksi berdasarkan jenisnya merupakan hal yang penting untuk diketahui. Pasalnya dengan kita mengetahui jenis penyakit reproduksi melalui ciri-ciri gejalanya, maka akan mempermudah cara penangananya.

Penyakit reproduksi pada manusia adalah penyakit yang terjadi pada bagian organ-organ reproduksi. Dimana organ reproduksi wanita meliputi ovarium, tuba fallopi, vagin, uterus, dan sel telur. Sedangkan organ reproduksi pria terdiri dari , testis, epididimis, vas deferens, uretra, penis, dan sperma.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui penyebab dari penyakit reproduksi, macam-macam jenis penyakit reproduksi pada wanita, dan macam-macam jenis penyakit reproduksi pada pria.

penyakit reproduksi
penyakit reproduksi

Pengertian penyakit reproduksi

Penyakit reproduksi adalah penyakit yang terjadi pada organ-organ reproduksi manusia. Bagian organ-organ reproduksi wanita meliputi sel telur, ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina. Organ reproduksi pria terdiri dari sperma, testis, epididimis, vas deferens, uretra, dan juga penis. Dengan demikian apabila pada bagian oragan-oragan tersebut terdapat gangguan berarti terkena penyakit reproduksi.

Penyebab umum penyakit sistem reproduksi

Secara umum penyakit reproduksi disebabkan oleh mikroorganisme, seperti jamur, virus, maupun bakteri. Selain itu penyakit reproduksi pada manusia ini juga dapat disebabkan karena adanya kelaian.

Penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab dari penyakit sistem reproduksi yang diderita. Ini dikarenakan pengobatan suatu penyakit reproduksi tertentu sangat dipengaruhi oleh penyebabnya.

Macam-macam penyakit reproduksi

Terdapat berbagi macam penyakit reproduksi yang biasa menyerang pria maupun wanita. Meskipun gejala penyakit reproduksi ini tidak tampak secara jelas, akan tetapi gejalanya pada wanita biasanya terlihat lebih parah jika dibandingkan dengan pria.

Apabila Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada organ-organ reproduksi, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter agar segera mendapatkan penanagan yang tepat.

Berikut ini adalah berbagai jenis/ macam penyakit reproduksi yang biasa menyerang laki-laki maupun perempuan :

1. HIV

Penyakit HIV disebabkan oelh virus yang penyebaranya melalui cairan tubuh. Virus HIV tergolong mematikan karena menyerang sistem kekebalan tubuh. Lama- kelamaan virus HIV ini akan berkembang menjadi AIDS. Dimana AIDS merupakan penyakit yang hingga saat ini belum ditemukan cara pengobatanya. Orang yang pertama kali terinveksi tidak akan menujukan gejala yang terlihat.

Akan tetapi ada ciri-ciri gejala yang dapat dirasakan setelah skitar 6 bulan terinfeksi, antara lain :

  • Deman disertai sakit kepala.
  • Tenggorokan sakit
  • Terjadi pembengkan kelenjar getah benig.
  • Muncul ruam dan badan terasa lesu serta lemah.

Gejala-gejala yang di alami ini akan hilang sementara, dimana virus tetap tinggal dalam tubuh samapi sistem imun melemah, sehingga gejala akan muncul kembali. Kemudian terdapat gejala lajutan, antara lain :

  • Demam kembali
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Berat badan menurun
  • Batuk berdahak disertai napas pendek

Gejala yang dialami pada tahap terakhir, antara lain :

  • Badan terasa lelah
  • Mengeluarkan keringat pada malam hari
  • Badan mengigil atau demam tinggi
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Diare yang cukup parah (kronis)
  • Sakit kepala yang hebat
  • Terjadi Infeksi virus lainnya, merupakan akibat daya tahan tubuh yang lemah
2. Sifilis (Raja Singa)

Penyakit sifilis atau disebut juga Raja Singa merupakan penyakit yang terjadi pada laki-laki, dan disebabkan karena terinfeksi bakteri Treponema pallidium.

Penyakit sifilis termasuk dalam penyakit kelamin yang menular, dimana penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksual. Seorang penderita sifilis dapat mengalami kelumpuhan otak, kebutaan, dan gangguan jiwa (gila).

Gejala-gejala yang dapat dirasakan seorang penderita sipilis, antara lain :

  • Terdapat luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir
  • Terjadi pembengkakan getah bening pada bagian paha
  • Munculnya bercak-bercak diseluruh bagian tubuh
  • Terjadi nyeri tulang dan sendi, terutama tangan dan kaki
3. Kencing Nanah (Gonore)

Kencing nanah atau disebut juga gonore, merupakan penyakit kelamin yang disebabkan karena terinfeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit kencing nanah dapat menyerang laki-laki maupun perempuan dan mengakibatkan kemandulan.

Ciri-ciri gejala dari penyakit gonore, yaitu keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin, sehingga muncul rasa sakit saat buang air kecil.

4. Kanker Serviks

Kanker servis adalah penyakit kanker yang menyerang pada leher rahim (serviks). Penyakit ini pada umumnya disebabkan karena terinfeksi virus HPV (Human papilloma virus).

Ciri gejala awal dari penyakit ini adalah pendarahan pada vagina. Gejala selanjutnya akan muncul saat memasuki stadium lanjutan.

Penanganan kanker servisk, yaitu dengan pengangkatan uterus, oviduk, ovarium, sepertiga bagian atas vagina, dan kelenjar limfa panggul.

5. Herpes Genital

Herpes genital adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Herpes simplek pada alat kelamin luar (genital).

Gejala herpes genital ditandai dengan timbulnya bintik-bintik merah, rasa sakit ketika urinase (buang air kecil), dan gatal-gatal di sekitar organ kelamin. Apabila semakin lama penyakit ini dibiarkan, maka dapat membuat kelelahan pada otot dan menyerang jaringan saraf pusat.

6. Gangguan Menstruasi

Gangguan menstruasi pada wanita dapat berupa amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer adalah gejala menstruasi yang tidak terjadi hingga usia 17 tahun disertai tidak berkembangnya unsur seksual sekunder wanita.

Amenore sekunder merupakan peristiwa tidak terjadinya proese menstruasi selama 3 sampai 6 bulan pada wanita setelah mengalami siklus mentruasi yang terakhir.

7. Epididimistis

Epididimis alah penyakit reproduksi yang menyerang seorang laki-laki. Epididimis merupakan peradangan pada saluran epididimis yang disebabkan karena terinfeksi  bakteri Chlamydia trachomatis atau karena penyakit menular seksual (PMS).

Gejala penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri disertai pembengkakan pada salah satu testis. Selain itu, testis menjadi hangat atau merah, terdapat darah di dalam air mani (hemospermia), demam, nyeri saat buang air kecil, dan dijumpainya benjolan pada testis.

Ciri-ciri Gejala Penyakit Reproduksi Berdasarkan Jenisnya

8. Hernia Inguinal

Hernia inguinal adalah gangguan yang ditandari dengan sebagian usus terdorong menembus dinding abdominal dan masuk ke selangkangan atau skrotum.

Kelainan seperti ini terlihat sebagai pembengkakan pada daerah selangkangan dan dapat ditangani dengan melakukan pembedahan (operasi).

9. Condyloma (Kutil Kelamin)

Condyloma adalah penyakit organ reproduksi yang ditandai dengan adanya benjolan seperti bunga kol atau jengger ayam.

Penyakit ini menular karena infeksi dari virus HPV (Human Papilloma Virus). Pengobatan Caondyloma dapat dilakukan dengan pemberian obat oles, obat suntik, atau jalan terakhir yaitu operasi.

Baca juga :

Demikian artikel tentang,Ciri-ciri Gejala Penyakit Reproduksi Berdasarkan Jenisnya. Semoga bermanfaat, dan terima kasih atas kunjungan Anda.

Follow saya diFacebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.