Ciri-ciri Morfologi Tanaman Talas dan Klasifikasinya Secara Lengkap

Ciri-ciri Morfologi Tanaman Talas dan Klasifikasinya Secara Lengkap

Sedulurtani.com. Talas merupakan tanaman monokotil atau biji berkeping dua yang diduga berasal dari Asia Tenggara.

Secara umum, tanaman talas dapat tumbuh dan berkembang pada daerah yang berikilim tropis maupun sub tropis. Tanaman ini dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi mencapai 2000 mdpl. Akan tetapi, semakin tinggi tempat tumbuhnya, maka akan semakin panjang umur penenya.

Talas dapat tumbuh pada tanah lempung yang bebas air tanah, tanah vulkanik, andosol, maupun latosol. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada kondisi tanah yang drainasenya baik dengan pH tanah 5,5-6,5.

Tanaman ini termasuk tanaman umbi-umbian yang cukup populer di Indonesia dan banyak ditemukan pada daerah yang lembab maupun berair.

Umbi talas adalah salah satu makanan yang dapat digunakan sebagai menu diet, dimana umbi ini mengandung serat dan kaya akan vitamin.

Morfologi Tanaman Talas dan Klasifikasinya
Morfologi Tanaman Talas dan Klasifikasinya

Berbagai vitamin yang terkandung dalam umbi talas antara lain, seperti Vitamin A, C, E, B6, dan folat. Selain itu, talas juga mengandung potassium yang baik untuk pencernaan.

Manfaat mengonsumsi umbi talas, yaitu dapat meredakan darah tinggi, mengatasi masalah pencernaan, menyehatkan kulit dan rambut, baik untuk penderita diabetes serta masih banyak lagi.

Berikut ini adalah ciri-ciri morfologi dari tanaman talas :

Ciri-ciri Morfologi Tanaman Talas dan Klasifikasinya Secara Lengkap

MORFOLOGI TANAMAN TALAS

1. Akar

Sistem perakaran tanaman talas adalah akar serabut. Dimana akar tanaman talas ini tersusun dari sekelompok perakaran adventif. Perakaran tanaman talas cukup dangkal  yaitu dapat tumbuh tegak mencapai kedalam antara 10-20 cm.

2. Batang

Ciri-ciri bentuk batang talas adalah bulat memanjang yang panjangnya berkisar 50 cm bahkan lebih.

Batang tanaman talas memiliki bulu halus dan berwarna keunguan, kehitaman hingga kecoklatan. Arah tumbuh batang tanaman ini tegak dan memiliki percabangan daun tunggal.

3. Daun

Daun tanaman talas tersusun dari helaian daun, pelapah daun, dan tangkai daun, sehingga tergolong daun lengkap. Daun talas juga tergolong daun tunggal dengan jumlah daun antara 2-5.

Daun tanaman talas berbentuk oval atau lonjong dengan panjang hingga 60 cm dan lebar mencapai 55 cm bahkan lebih.

Tangkai daun ini berukuran panjang, mempunyai rongga dan lembut. Tangkai berwarna hijau, keunguan, ataupun kecoklatan.

Daun talas mempunyai bagian tepi yang rata dan bagian ujung yang meruncing. Selain itu, pertulangan daun talas berukuran besar dan menojol serta berbentuk menjari dengan warna agak keputihan.

4. Bunga

Tanaman talas memiliki bunga yang terdiri dari seludang, tongkol, dan tangkai. Bunga tanaman talas memiliki ukuran antara 10-30 cm, seludangnya berukuran 10-30 cm dengan warna hijua hingga agak kemerahan.

Bunga jantan dan bunga betina terpisah, dimana bunga betina terletak di bagian bawah sedangkan bunga jantanya di atas.

Sementara itu, penyerbukan bakal buah dilakukan dengan dua cara, yaitu penyerbukan sendiri melalui bantuan angin dan juga penyerbukan melalui bantuan hewan di sekitar.

Berikut ini adalah klasifikasi dari tanaman talas :

Klasifikasi Tanaman Talas

KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DivisiEmbryophyta
DivisiTracheophyta
Sub DivisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
Super OrdoLilianae
OrdoAlismatales
FamiliAraceae
GenusColacasia Schott
SpesiesColacasia esculenta (L.) Schott

Baca juga :

Demikian artikel tentang, Ciri-ciri morfologi tanaman talas beserta klasifikasinya secara lengkap. Terima kasih telah berkunjung di Website Sedulurtani.com. dan semoga bermanfaat.

Follow Facebook sedulurtani.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.