Berbagai Macam Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Kelapa

Berbagai Macam Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Kelapa

Sedulurtani.com. Salah satu contoh peluang usaha perkebunan yang memiliki prospek cukup menjanjikan, yaitu budidaya kelapa.

Dimana kelapa merupakan salah satu kebutuhan bumbu dapur yang permintaanya cukup banyak untuk digunakan sebagai santan.

Tidak hanya diambil santanya, kelapa merupakan tanaman pohon yang memiliki banyak manfaat. Dimana sabutnya dapat digunakan sebagai coir fiber, matras, dan bahan penguat springbad.

Kemudian tempurungnya untuk charcoal, karbon aktif dan kerajinan tangan. Daging buah untuk kopra, coconut cream, minyak kelapa, dan santan. Sedangkan batangnya bisa digunakan bahan bangunan, daunya untuk sapu dan anyaman, serta niranya dapat dimanfaatkan menjadi gula merah.

Berbagai manfaat yang dapat diambil dari tanaman kelapa membuat banyak orang berloma-lomba untuk membudidayakanya. Sebelum membudidayakan tanaman kelapa sebaiknya baca syarat tumbuh tanaman kelapa.

Pada dasarnya budidaya tanaman kelapa cukup mudah akan tetapi perlu mengetahui teknik atau cara budidaya tanaman kelapa yang tepat, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu pengetahuan terkait hama dan penyakit tanaman kelapa perlu dipahami agar tahu cara mengatasinya, sehingga akan mengurangi kerugian akibat hama dan penyakit. Salah satu hama utama dalam budidaya tanaman kelapa adalah hama Oryctes rhinoceros.

Berbagai Macam Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Kelapa

Berbagai Macam Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Kelapa
Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Tanaman Kelapa

Oryctes rhinoceros merupakan hama yang biasa menyerang tanaman kelapa dan sering kali disebut juga hama kumbang tanduk atau kumbang nyiur. Hama kumbang tanduk ini memiliki ciri-ciri berukuran 20-40 mm, berwarna hitam, dan terdapat tanduk/ cula pada kepalanya.

Kumbang tanduk ini merusak pertanaman kelapa dengan menggerek dan menghisap cairan pada anak-anak daun pucuk. Kerusakan akan terlihat saat daun pucuk sudah berkembang. Ciri-ciri khas yang ditimbulkan akibat gerekan tersebut, yaitu daun berubah menjadi bentuk segi tiga.

Jika serangan hama kumbang tanduk ini mencapai titik tumbuh, maka tanaman tersebut tidak dapat tumbuh lagi dan selanjutnya tanaman akan mati.

Untuk mengatasi hama kumbang ini dapat dilakuakan melalui teknik pengendalian yang tepat. Dimana pengendalian dapat dilakukan dengan sanitasi kebun, meliputi pemungutan sampah, dan batang-batang kayu yang terdapat di sekitar pertanaman kelapa.

Sementara itu, pengendalian secara biologis dapat dilakukan dengan memanfaatkan beberapa parasit, seperti Scolia crytophaga, atau bisa juga menggunakan Rhabdovirus yang dapat mensterilkan kumbang jantan.

Sedangkan cara terakhir untuk mengatasi kumbang tanduk kelapa juga bisa dilakukan secara kimia menggunakan Agrocide (BHC 50%). Cara pengendalian kimia lainya dengan memberikan carbofura (furadan 3G) atau carbaryl (sevin 5G) 10/pohon dengan interval 2 bulan sekali.

Baca :

Demikian artikel tentang, cara mengatasi hama Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) tanaman kelapa. Terima kasih telah berkunjung di Website Sedulurtani.com. dan semoga bermanfaat.

Follow Facebook sedulurtani.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.