Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya

Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya

Sedulurtani.com Jagung merupakan salah satu makanan pokok yang memiliki potensi cukup tinggi untuk dibudidayakan, terutama yaitu jagung manis. Baca juga : Klasifikasi dan Mofologi Lengkap Tanaman Jagung Manis

Lain halnya dengan jagung biasa yang dipanen ketika sudah tua, jagung manis pada umumnya dipanen ketika bijinya masih muda.

Dimana jagung manis biasa dijual dalam bentuk jagung bakar, rebus, maupun dijadikan serut jagung. Oleh karena itu, jagung manis harus dipanen dalam keadaan muda.

Sementara itu, di Indonesia jagung manis pada awalnya dikenal sebagai produk impor dalam bentuk kemasan kaleng. Tanaman jagung manis mulai diusahakan secara komersil sejak tahun 1980.

Hingga saat ini, produksi jagung semakin meluas seiring berdirinya swalayan-swalayan yang menampung  produksi tersebut.

Akan tetapi untuk mendapatkan produk jagung manis yang berkualitas dan mampu bersaing, maka diperlukan pengetahuan meliputi syarat tumbuh dan juga teknik budidayanya.

Dengan mengetahui hal tersebut maka diharapkan budidaya jagung manis yang dilakukan akan berhasil dan mendapatkan produk berkualitas. Sehingga secara tidak langsung hal tersebut akan dapat menaikan nilai jual jagung yang kita budidayakan.

Pada pertemuan kali ini Sedulurtani.com ingin berbagi informasi terkait, Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya. Berikut ini adalah tahapan-tahapan dari budidaya jagung manis.

Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya
Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya

1. Syarat Tumbuh

Sama halnya dengan tanaman lain bahwa langkah pertama dalam melakukan budidaya jagung manis, yaitu kita harus tahu syarat tumbuh dari tanaman tersebut. Dimana jagung manis akan berproduksi dengan baik apabila kondisi lingkungannya cocok dengan syarat tumbuhnya.

Tanaman jagung manis cocok dibudidayakan pada jenis tanah lempung berpasir, lempung berliat, ataupun tanah gambut. Selain itu juga dapat dibudidayakan pada jenis tanah banyak mengandung bahan organik.

Tanaman jagung agak toleran terhadap asam dan basa, dimana keasaman tanah yang idelal untuk budidaya jagung, yaitu pada pH 5-8. Akan tetapi pH optimum untuk budidaya tanaman jagung antara 6-7.

Budidaya Jagung manis menghendaki suplay air yang cukup selama musim tanam. Suplay air yang berlebihan sehingga membuat lahan dalam kondisi tergenang akan membawa dampak buruk terhadap pertumbuhan tanaman.

Cekaman air pada tanaman jagung manis dapat menyebabkan penyakit busuk tongkol, menghambat pertumbuhan tongkol, dan menurunkan tinggi tanaman.

Sementara itu, selain tanah hal yang perlu diperhatikan terkait syarat tumbuh tanaman jagung manis adalah iklim yang sesuai. Tanaman jagung manis dapat beradaptasi dengan baik pada daerah beriklim hangat, akan tetapi tidak sesuai pada iklim tropis basah.

Tanaman jagung manis sangat cocok apabila dibudidayakan pada kawasan yang memiliki ketinggian 0-900 mdpl. Ketinggian juga berpengaruh terhadap umur panen tanaman jagung manis. Dimana semakin tinggi tempatnya maka umur panenya pun akan semakin panjang.

Sebagai contoh tanaman jagung yang ditanaman pada lahan dengan ketinggian 10-30 mdpl memiliki umur panen sekitar 60-62 hari. Sedangkan jagung manis yang ditanam pada ketinggian  700-900 mdpl memiliki umur panen antara 75-90 hari.

Selain ketinggian, umur panen jagung manis juga dipengaruhi oleh suhu. Jagung manis dapat diusahakan pada kondisi lingkungan dengan suhu antara 16-35oC .

Akan tetapi, suhu udara yang optimum untuk pertumbuhan jagung manis, yaitu 21-30oC. Sedangkan suhu tanah yang optimum untuk perkecambahan biji antara 21-27oC.

2. Persiapan Benih

Seperti yang kita ketahui bahwa jagung manis merupakan jagung hibrida (antara jagung tipe flint dan tipe dent). Oleh karena itu biji dari pertanaman jagung manis tidak bisa digunakan sebagai benih untuk ditanam kembali.

Di Indonesia telah banyak hibrid jagung manis yang memiliki kualitas tinggi. Seperti halnya, Bonanza, Bright Jean, Honey Jean, Sugar 73, Sugar 75, Super Sweet, dan Sweet Boy 02.

Bentuk biji jagung manis berbeda dengan jagung biasa, dimana bijinya keriput dan memiliki berat lebih ringan dibanding jagung biasa.

Bibit hibrida secara umum dapat menghasilkan tanaman yang lebih kekar dan produksinya lebih tinggi jika dibandingkan benih yang konvensional. Sebelum ditanam benih dapat diberikan perlakuan fungisisda terlebih dahulu supaya resisten terhadap penyakit.

3. Persiapan Lahan

Sebelum melakukan persiapan lahan untuk budidaya jagung pastikan bahwa lahan sebelumnya tidak ditanami tanaman dari famili yang sama yaitu Poaceae.

Untuk menjaga kemurnian benih yang dihasilkan maka hendaknya lahan harus bebas dari tanaman jagung varietas lain (diisolasi). Hal tersebut dikarenakan jagung memiliki presentase penyerbukan silang yang sangat tinggi.

Isolasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu isolasi waktu dan isolasi jarak. Dimana isolasi waktu dilakukan dengan membedakan waktu tanam jagung manis dengan varietas lain, paling tidak 30 hari.

Sedangkan isolasi jarak dapat dilakukan dengan cara memisakkan jagung manis dengan varietas lain paling tidak sejauh 400m.

Persiapan lahan diawali dengan membersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman dan juga gulma serta sampah-sampah seperti plastik. Baru kemudian tanah digemburkan dengan cara dicangkul sedalam 25-30 cm sambil  dibuat bedengan.

Usahakan bedengan dibuat dengan arah utara-selatan supaya terkena sinar matahari secara merata.

Lebar bedengan, yaitu 1 m dengan tinggi 25-30 cm dan panjang menyesuaikan kondisi lahan. Buat jarak antar bedengan sekitar 30-50 cm, dan setiap bedengan terdiri dari 2 larik tanaman.

Jika tanah dalam kondisi asam maka perlu dilakukan pengapuran menggunakan dolomit untuk menaikan pH supaya optimum. Pengapuran dapat dilakukan setiap 4 tahun sekali dengan dosis yang tergantung dari keasaman tanah.

Akan tetapi secara umum dosis 1,5ton ha-1 sudah cukup untuk menaikan pH menjadi optimum dalam budidaya jagung manis.

4. Penanaman

Penanaman jagung manis dapat dilakukan secara langsung pada lahan dengan cara ditugal sedalam 2½- 5cm. Pada setiap lubang ditanam 2-3 biji jagung manis kemudian ditutup kembali menggunakan tanah.

Jarak tanam jagung manis bervariasi tergantung dari kesuburan tanah. Akan tetapi pada umumnya jarak tanam jagung manis yang dianjurkan yaitu 25cm x 75cm. Selain itu tanam juga 5% dari benih yang ditanam untuk digunakan sebagai bibit cadangan dalam penyulaman.

5. Pemupukan

Pemberian pupuk kandang dilakukan bersamaan dengan pengolahan lahan, paling tidak 1 minggu sebelum tanam. Pupuk kandang yang diberikan dapat berupa kotoran unggas yang memiliki kandungan N cukup tinggi, ataupun rumansia.

Selain menyediakan bahan organik, pupuk kandang memiliki kemampuan yang baik didalam memperbaiki struktur tanah.

Jagung merupakan tanaman yang menghendaki pemupukan yang tinggi. Oleh karena itu pada jenis tanah-tanah berat dibutuhkan pupuk N sebanyak 110-120 kg ha-1.

Pupuk N ini diberikan secara bertahap supaya ketersediaan pupuk sepanjang pertumbuhan tetap terjamin.

Pada pemupukan awal saat tanam 1/3 bagian dan setelah tanaman berumur 4-5 minggu 2/3 bagian. Sementara itu, anjuran pemupukan untuk fospor adalah 45-112kg ha-1 dan kalium 60 kg ha-1.

Pupuk ini diberikan dalam alur antar barisan dengan kedalaman sekitar 5-10 cm supaya tidak mudah menguap. Selain itu jarak pemupukan sekitar 15 cm dari tanaman.

6. Pemeliharaan

Dalam melakukan budidaya jagung manis tindakan penyiangan perlu dilakukan dengan cara membersihkan gulma dan sisa-sisa tanaman yang menjadi inang dari patogen maupun penyakit.

Selain itu penyiraman juga perlu dilakukan apabila keadaan lahan kering. Akan tetapi jika kondisi lahan tergenang karena curah hujan yang tinggi, maka perlu diperbaiki supaya lahan tidak tergenang air.

Kemudian pembumbunan juga perlu dilakukan yaitu dengan cara menaikan tanah pada bagian perakaran dipangkal batang. Pembumbunan ini bertujuan untuk memperkokoh tumbuhnya batang tanaman jagung manis.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, Cara Budidaya Jagung Manis Dengan Tepat Sesuai Dengan Tekniknya. Semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang ingin melakukan budidaya jagung manis.

Follow juga Facebook saya di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.